Morning

hi, my name is Mochammad IG Adlan Fadhlillah. you can called me ige or adlan. Now, I school at SMAN 3 Bandung grade 12, and 17 years old. I love some genres of music and I'm not like to do something its unimportant so, it's me. Enjoy it :)

adegzatnikabumi:

Konser Orkestrasi Angklung X
Exchage: The Choice is Yours

— Keluarga Paduan Angklung SMAN 3 Bandung (KPA3) —

Teater Jakarta - Taman Ismail Marzuki
5 Mei 2012

Source:

http://tv.liputan6.com/main/read/3/1084877/0/menikmati-musik-klasik-dengan-angklung

(via agita)

besar kecilnya dirimu tidak ditentukan semata-mata oleh penilaian orang lain namun hanya ditentukan oleh sikap dan perilakumu sendiri
it’s my life
koaexchange:

Coming Soon!
Konser Orkestrasi Angklung X
May, 2012

koaexchange:

Coming Soon!

Konser Orkestrasi Angklung X

May, 2012

(via bilosphere)

Setiap apa yang kita lakukan harus sepenuh hati
Pa Tata Santana

dionduren:

vampiroid:

Yang biasanya lewat pertigaan jalan maskumambang-martanegara pasti hafal sama orang ini. Beliau bernama Slamet. Pak Slamet anak ketiga dari lima bersaudara. Menurut adik kandungnya, Pak Slamet dulu bernama Mamat. Sejak lahir sudah punya kelainan, setelah dikhitan dan berobat baru berganti nama menjadi Slamet. Yang ngurus beliau disini namanya Popon, dulu tinggal di Jalan Bintara 8E Kompleks Kavaleri Bandung. Tapi belakangan sudah jarang kelihatan ya? Dari koran yang saya baca, sebelum di pertigaan maskumambang, Pak Slamet mengatur lalu lintas di perempatan pelajar pejuang-martanegara sampai tahun 2000. Banyak orang yang mengira Pak Slamet bergaya kaya polisi karena stress gagal ikut tes kepolisian padahal bukan. Nah, terus seragam putihnya itu dapet dari polisi yang ngasih seragam itu ke beliau. 

Yang masih penasaran beliau kemana beberapa bulan kebelakang ini, Pak Slamet sudah pindah ke Pekanbaru dari Desember tahun lalu karena adiknya, Popon menikah. Tapi Pak Slamet masih sering bertanya kapan ia bisa mengatur lalu lintas lagi. Sekarang Pak Slamet membantu kakak iparnya  yang memiliki usaha depot air minum “Amanah” di Jalan Tanjung Harapan Lorong Tanjung Pinang Nomor 2 RT 02 RW 01, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indagiri Hilir, Kepulauan Riau.

Sumber: Koran Pikiran Rakyat (Sabtu 25 Februari 2012)

Wah Alhamdulillah kabarnya masih baik ya :)

(via agita)

widiiih, pengumuman peserta yang lolos mendapatkan <b>”golden ticket”</b> sudah di putuskan, ada yang kecewa ada juga yang sudah pasrah dengan keadaan yang sudah terjadi.

Sebenarnya apa sih yang terjadi dan apakah hikmah yang dapat dipetik dari kejadian ini ?

Pada awalnya banyak orang yang sedih akan hasilnya lebih-lebih bagi yang sudah mengharapkannya. Namun sebenarnya masih banyak hal yang dapat diklakukan selain menyesalinya atau merasa kecewa dengan sendirinya.

Saya pernah mendapatkan kata-kata yang memberi motivasi terhadap apa yang terjadi dan sudah digariskan-Nya di sebuah coaching beberapa minggu lalu.


“di setiap keberhasilan atau kegagalan adalah sebuah ujian yang diberikan-Nya kepada kita” (kang wildan)

setelah mendengar kalimat bijak tersebut, saya langsung menyadari bahwa apa yang terjadi nanti termasuk masalah undangan ini merupakan takdir yang telah digariskan-Nya dan kita harus bisa menerimanya dengan fair.

jadi apapun yang terjadi jangan lah menjadi beban yang terus mengganggu hingga masa yang akan datang.

SEMANGAT, masih banyak jalan lain menuju roma.

prileeey:

nafisahanafiah:

bimobersin:

saya.selalu.bangga. menjadi bagian dari kamu :) 

My forever pride.
kangen belitung 8 :)

how i love this school

prileeey:

nafisahanafiah:

bimobersin:

saya.selalu.bangga. menjadi bagian dari kamu :) 

My forever pride.

kangen belitung 8 :)

how i love this school

(via adegzatnikabumi)